KLHK Gelar Patroli Terpadu Cegah Karhutla, Sasar Desa Rawan Kebakaran di Riau

Pelaksanaan patroli terpadu pencegahan karhutla akan berlangsung di 64 Desa rawan kebakaran di Riau

Istimewa
Koordinator Manggala Agni Provinsi Riau, Edwin Putra Saat Melepas Patroli Terpadu Pencegahan Kebakaran Hutan dan Lahan, Rabu (1/4/2020). Foto : Istimewa 

KLHK Gelar Patroli Terpadu Cegah Karhutla, Sasar Desa Rawan Kebakaran di Riau

TRIBUNPEKANBARUWIKI.COM - Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) melakukan patroli terpadu pencegahan kebakaran hutan dan lahan, Rabu (1/4/2019).

Pelaksanaan patroli terpadu ini akan berlangsung di 4 Provinsi rawan kebakaran hutan dan lahan di Pulau Sumatra yakni, Sumatra Utara, Riau, Jambi dan Sumatra Selatan.

Untuk di Riau setidaknya akan ada 64 Desa rawan kebakaran yang akan menjadi taget patroli terpadu kali ini yang dijangkau oleh 32 Posko dari jajaran KLHK.

Basar Manullang, Direktur Pengendalian Kebakaran Hutan dan Lahan, mengungkapkan kegiatan patroli ini juga sebagai bentuk respon upaya pencegahan yang lebih intensif mengingat intensitas kebakaran mulai meningkat mulai awal 2020 lalu khususnya di Riau dan Sumatra Utara.

10 Suaka Margasatwa di Riau

Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam Provinsi Riau

Penyelamatan Harimau Sumatra yang Terkena Jerat di Riau

Manggala Agni siap melaksanakan tugas patroli terpadu cegah kebakaran hutan dan lahan
Manggala Agni siap melaksanakan tugas patroli terpadu cegah kebakaran hutan dan lahan (Istimewa)

"Tim patroli terpadu ini akan diterjunkan di desa-desa rawan karhutla sehingga segera mendeteksi secara dini setiap karhutla di lapangan dan akan segera langsung menanggulangi kebakaran yang terjadi dengan peralatan yang dibawanya.” jelas Basar.

Strategi pengendalian karhutla mengalami perubahan dengan memprioritaskan upaya pencegahan dan pemadaman secara dini.

Berbagai upaya terus dilakukan untuk mencegah terjadinya karhutla di tingkat tapak, salah satunya adalah melalui Patroli Terpadu Pencegahan Karhutla.

Menurutnya patroli terpadu ini salah satu upaya penting yang sudah dilaksanakan sejak tahun 2016 lalu dengan melibatkan peran serta para pihak meliputi Manggala Agni, TNI, POLRI, pemerintah daerah dan Masyarakat Peduli Api (MPA).

"Maksud kegiatan patroli terpadu pencegahan kebakaran hutan dan lahan adalah mensinergikan para pihak untuk melakukan pemantauan di tingkat tapak terutama di desa-desa rawan karhutla.  Sedangkan tujuannya adalah melakukan deteksi dini pada areal rawan kebakaran, melakukan sosialisasi pencegahan, melakukan pemadaman dini, serta mewujudkan kehadiran unsur pemerintah di tingkat tapak. Patroli terpadu ini merupakan implementasi Arahan Presiden Republik Indonesia pada Rakornas Karhutla 2020 untuk memprioritaskan pencegahan dan melihat potensi munculnya titik panas di sejumlah wilayah rawan," paparnya.

RTH Tunjuk Ajar Integritas

Waroenk Baper

Dompet Dhuafa Riau Semprotkan Disinfektan di Kantor Tribun Pekanbaru

Pelepasan Patroli Terpadu Pencegahan Kebakaran Hutan dan Lahan di Manggala Agni Daerah Oprasi Siak, Rabu (1/4/2020)
Pelepasan Patroli Terpadu Pencegahan Kebakaran Hutan dan Lahan di Manggala Agni Daerah Oprasi Siak, Rabu (1/4/2020) (Istimewa)
Halaman
12
Ikuti kami di
Penulis: Aan Ramdani
Editor: Ahmad Nurrosikin
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved