10 Suaka Margasatwa di Riau

Provinsi Riau memiliki 10 Suaka Margasatwa yang pengawasan dan pengelolaanya dibawah Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) Riau.

Penulis: Aan Ramdani
Editor: Ahmad Nurrosikin
tribunpekanbaru.com
Salah satu Kanal Cagar Biosfer Giam Siak Kecil masih terdapat kayu ilegal 2018 lalu. Tribunpekanbaru.com 

Flora : Kelat (Eugenia claviflora), Meranti (Shorea sp.), Bintagur (Calophyllum sp.), Suntai (Palaquium walsurifolium), Punak (Tetramerista glabra), Ramin (Gonystylus bancanus), Durian Hutan (Durio sp.), Balam (Palaquium spp.)

Fauna: Kekah/Simpai (Presbytis melalophos), Siamang (Symphalangus/Hylobates syndactalu), Biawak (Varanus sp.), Kera Ekor Panjang (Macaca fascicularis), Enggang/Rangkong (Buceros sp.), Babi Hutan (Sus scrofa), Beruk (Macaca nemestrina), Buaya Muara (Crocodylus porosus), Rusa (Cervus sp.), Tapir (Tapirus indicus), Harimau Sumatra (Panthera tigris sumatrae), Beruang Madu (Helarctos malayanus).

Bengkalis merupakan kota terdekat dengan SM Bukit Batu. Pekanbaru ke Bengkalis dapat ditempuh melalui jalan darat dan sungai dengan kendaraan darat perlu waktu sekitar 6 jam. Akses dari Pekanbaru ke Bengkalis juga dapat dicapai dengan speedboat melalui Sungai Siak selama sekitar 3 jam. Akses ke area Suaka Margasatwa Bukit Batu harus ditempuh melalui sungai (Gambar. 1) atau melewati kanal-kanal perusahaan (Gambar. 2) hingga menjangkau tepi kawasan suaka margasatwa.

7. Suaka Margasatwa Giam Siak Kecil

Kawasan Suaka Margasatwa Giam Siak Kecil memiliki luas sekitar 50.000 hektare .

Penunjukan kawasan Giam Siak Kecil sebagai suaka margasatwa diperuntukkan bagi perlindungan hidupan liar khususnya mamalia besar, yaitu Harimau Sumatera (Panthera tigris sumatrae), Gajah Sumatera (Elephas maximus sumatranus), Beruang madu (Helarctos malayanus), Tapir (Tapirus indicus), serta untuk perlindungan tumbuhan Giam (Cotylelobium malayanum).

Pada tahun 1986, Menteri Kehutanan menunjuk kembali kawasan ini melalui Keputusan Menteri Kehutanan Nomor 173/Kpts-II/1986 tanggal 6 Juni 1986 dengan luas 84.967 hektar tentang Tata Guna Hutan Kesepakatan (TGHK) Provinsi Riau. Berdasarkan Surat Kepala Balai Pemantapan Kawasan Hutan Wilayah XII Tanjung Pinang Nomor S.188/CII/BPKH/XII-2/2008 tanggal 26 Agustus 2008 disebutkan bahwa kawasan hutan SM. Giam Siak Kecil telah dilakukan penataan batassepanjang 164,43 km dan telah temu gelang dengan luas 84.967,44

Flora: Giam (Cotylelobium spp), Meranti (Shorea sp. ), Kempas (Koompasia malaccensis), Pulai (Alsthonia spp.), Gerunggang (Syzygium sp.), Nibung (Oncosperma tigillarium)

Fauna: Gajah (Elephas maximus sumatranus), Beruang madu (Helarctos malayanus), Harimau dahan (Neofelis nebulusa), Harimau sumatra (Panthera tigris), Buaya Muara (Crocodylus porosus).

Hutan rawa gambut SM. Giam Siak Kecil dengan sungai-sungai yang membelahnya serta tasik-tasik yang terbentuk di sekitarnya, tipe ekosistem hutan rawa gambut yang unik dengan kekayaan flora faunanya menjadikan kawasan ini potensial dikembangkan sebagai laboratorium penelitian, pendidikan dan pelatihan bagi masyarakat luas serta pengembangan wisata alam terbatas.

untuk menuju ke tengah kawasan SM. Giam Siak Kecil dapat ditempuh dengan menyusuri Sungai Siak Kecil yang membelah kawasan.

Jika menggunakan perjalanan darat ke pinggir kawasan, dapat melewati kota Perawang atau kota Duri. Perjalanan dari Pekanbaru melewati Perawang membutuhkan waktu tempuh ± 1 jam, selanjutnya mengarah ke Desa Tasik Betung, Kecamatan Sungai Mandau, Kabupaten Siak dengan melintasi jalan operasional konsesi PT. Arara Abadi selama 2 jam.

Perjalanan dari Pekanbaru melewati Duri, Kabupaten Bengkalis membutuhkan waktu tempuh ± 3 jam. Perjalanan menuju kawasan SM. Giam Siak Kecil terdekat dari Duri adalah Desa Bukit Kerikil, Kecamatan Bandar Laksamana di bagian utara atau Desa Tasik Serai, Kecamatan Talang Muandau, Kabupaten Bengkalis di bagian selatan, masing-masing membutuhkan waktu ± 1 jam dengan melintasi jalan operasional konsesi PT. Arara Abadi

8. Suaka Margasatwa Tasik Belat

Suaka Margasatwa Tasik Belat secara administrasi terletak di Kabupaten Siak, hal ini didasarkan pada Pembentukan Pemerintahan Kabupaten Siak dikukuhkan dengan Undang-Undang No. 53 tahun 1999, oleh Menteri Dalam Negeri (ad interim) Feisal Tanjung pada tanggal 12 Oktober 1999. Kabupaten Siak merupakan Kabupaten Pecahan dari Kabupaten Bengkalis. Luas SM Tasik Belat 2.529 Ha yang terletak di 0˚ 40’ – 0˚ 44’ LU dan 102˚ 41’ - 102˚ 45’ BT. Berdasarkan wilayah administrasi, lokasi suaka margasatwa Tasik Belat terdapat di dua Kabupaten, yaitu Kabupaten Siak seluas 2.044,53 Ha dan kabupaten Pelalawan seluas 484,47 Ha.

Secara administrasi desa, kawasan SM Tasik Belat terletak di Desa Teluk Lanus Kecamatan Sungai Apit Kabupaten Siak. Dalam administrasi kehutanan, saat ini kawasan tersebut termasuk kedalam Seksi Konservasi Wilayah II Balai Besar KSDA Riau. Pada tahun 1993 telah dilakukan pengukuran luas areal serta tatabatas sepanjang 19,50 Km dari rencana 20 Km dan telah temu gelang, akan tetapi belum ditetapkan.

Flora : Ramin (Gonystillus bancanus), Meranti (Shorea sp.), Suntai (Palaqium walsurifalium), Punak (Tetramerista glabra), Kempas (Koompassia malaccensjs), Bitangur (Calophillum spp.)

Fauna : Beruang madu (Helarctos malayanus), Harimau loreng sumatera (Panthera tigris sumatrensis), Rangkong (Rhyticeros undu latus), Raja udang (Halcyon capencis), Biawak (Varanus salvator),

Suaka Margasatwa Tasik Belat Dapat ditempuh dengan Route : Pekanbaru - Siak (kendaraan darat) - Kawasan (speed boat), waktu tempuh ± 8 jam. Pekanbaru Selat Panjang - Kawasan (transportasi air), waktu tempuh ± 5 jam.

Perkusi Karang Taruna Perwira Desa Petapahan Jaya Kampar Provinsi Riau

Kisah Suardi, Relawan Asal Riau

Mal Pekanbaru

9. Suaka Margasatwa Tasik Besar Serkap

Ikuti kami di
KOMENTAR
69 articles 182 0

Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.


Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved