Masjid Raya Pekanbaru

Masjid Raya Senapelan atau Masjid Raya Pekanbaru terletak di Jalan Masjid Raya, Kelurahan Kampung Bandar Kecamatan Senapelan Kota Pekanbaru.

Penulis: Aan Ramdani
Editor: Ahmad Nurrosikin
Tribunpekanbaru.com
Masjid Raya Senapelan yang terletak di Kelurahan Kampung Bandar Kecamatan Senapelan Kota Pekanbaru. Tribunpekanbaru.com 

Masjid Raya Pekanbaru

TRIBUNPEKANBARUWIKI.COM - Masjid Raya Senapelan atau Masjid Raya Pekanbaru terletak di Jalan Masjid Raya, Kelurahan Kampung Bandar Kecamatan Senapelan Kota Pekanbaru.

Masjid ini adalah salah satu lokasi wisata sejarah dan religi yang menarik untuk di Kunjungi.

Masjid ini memiliki sejarah pajang tetang peradaban yang ada di Kota Pekanbaru.

Masjid ini mulanya dibangun sekitar abad ke-18, zaman Kerajaan Siak Sri Indrapura yakni pemerintahan Sultan Siak ke IV yakni Sultan Abdul Jalil Alamuddin Syah dan dilanjutkan oleh Sultan Muhammad Ali Abdul Jalil Muazzam Syah dimassa kepemimpinannya.

Masjid Nurussalam Pekanbaru

Ini Daftar 12 Masjid Paripurna di Kota Pekanbaru

Masjid Raudhatus Shalihin

Suasana di Dalam Masjid Raya Pekanbaru atau Masjid Raya Senapelan. Tribunpekanbaru.com
Suasana di Dalam Masjid Raya Pekanbaru atau Masjid Raya Senapelan. Tribunpekanbaru.com (Tribunpekanbaru.com)

Namun sayangnya masjid yang berdiri megah ini bukanlah bangunan aslinya lagi karena telah dilakukan revitalias besar-besaran.

Rumah ibadah umat Islam yang dulunya penuh dengan untaian sejarah berdirinya Kota Pekanbaru ini telah berubah bentuk. Ya, mau dikata apa, nasi sudah menjadi bubur.

Meski demikian kawasan ini tetap dipadati oleh pengunjung yang ingin beribadah atau berwisata religi.

Setidaknya ada beberapa bagian bangunan Masjid yang merupakan bangunan lama yakni 6 tiang atau menara masjid yang berada di bagian dalam.

Berwarna putih kombinasi hijau dan kuning emas, sekilas keenam menara tersebut tampak seperti tiang penyangga bangunan.

Masjid Raya An Nur

Tugu Zapin

Habib Ramadhan, Youtuber Asal Kampar Riau

6 Pilar yang terdapat didalam Masjid Raya Senapelan ini merupakan bagian bangunan Masjid Raya Senapelan sebelum di revitalisasi. Tribunpekanbaru.com
6 Pilar yang terdapat didalam Masjid Raya Senapelan ini merupakan bagian bangunan Masjid Raya Senapelan sebelum di revitalisasi. Tribunpekanbaru.com (Tribunpekanbaru.com)

Namun, menara-menara tersebut menjulang selayaknya menara yang dibangun di luar bangunan seperti pada masjid pada umumnya.

Pengelola Masjid Raya, Amrul Mukhtar menjelaskan, keenam menara yang berada di dalam bangunan masjid sebenarnya adalah tiang asli dari bangunan lama Masjid Raya.

Pasca direvitalisasi pada 2009 lalu, sebagian besar kontruksi asli masjid dirubuhkan. Selain tiang, bangunan masjid yang masih dipertahankan yaitu pintu gerbang.

Namun, tiang-tiang asli masjid peninggalan Sultan Abdul Jalil Alamuddin Syah di abad ke-18. Sebenarnya ada 26 tiang yang dipertahankan pada saat dilakukan revitalisasi saat itu untuk mempertahankan untaian sejarahnya.

Sedangkan 6 tiang yang saat ini berupa menara, sebelum direvitalisasi merupakan tiang penyangga tengah masjid atau soko guru bangunan.

Agar tampak indah, keenam tiang tersebut dibuat sedemikian rupa sehingga menjadi menara, lengkap dengan kubahnya.

Perkusi Karang Taruna Perwira Desa Petapahan Jaya Kampar Provinsi Riau

Pondok Durian Ayah di Pekanbaru

Seikatsu Cosplay Community

Masjid Raya Pekanbaru atau Masjid Raya Senapelan ini menjadi salah satu tujuan wisata religi di Kota Pekanbaru. Tribunpekanbaru.com
Masjid Raya Pekanbaru atau Masjid Raya Senapelan ini menjadi salah satu tujuan wisata religi di Kota Pekanbaru. Tribunpekanbaru.com (Tribunpekanbaru.com)

Amrul Mukhtar mengatakan, setiap bulan suci Ramadan, masjid tua ini kerap menggelar berbagai kegiatan.

Mulai dari kultum seusai salat 5 waktu, masjid ini juga kerap mendatangkan ulama dari Timur Tengah sebagai imam pada saat Salat Tarawih.

Selain sebagai pusat syiar Islam di Senapelan, masjid bersejarah ini juga kerap menggelar kegiatan-kegiatan sosial. Kegiatan sosial tersebut terdiri dari menyediakan ratusan porsi takjil selama Ramadan dan juga menyantuni puluhan anak yatim.

Dulunya Masjid ini didonimasi dengan gaya arsitektur melayu dan timur tengah, kini semua itu tinggal kenangan. Selain 6 tiang tadi ada beberapa bagian lainya yang masih bertahan seperti didinng bagian depan, gerbang dan mimbar.

Ikuti kami di

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved