Wisata Riau

Melihat Kemegahan Masjid Raya An Nur di Pekanbaru

Masjid Raya An Nur Provinsi Riau atau yang lebih dikenal oleh masyarakat dengan sebutan Masjid Agung An Nur Pekanbaru berlokasi di Jalan Hang Tuah

Penulis: Aan Ramdani
Editor: Ahmad Nurrosikin
Tribunpekanbaruwiki.com
Kemegahan Masjid Raya An Nur Provinsi Riau yang disebut-sebut Taj Mahal nya Riau oleh masyarakat, Jumat (21/2/2020). 

TRIBUNPEKANBARUWIKI.COM - Masjid Raya An Nur Provinsi Riau atau yang lebih dikenal oleh masyarakat dengan sebutan Masjid Agung An Nur Pekanbaru berlokasi di Jalan Hang Tuah, Kelurahan Sumahilang Kecamatan Pekanbaru Kota, Pekanbaru Provinsi Riau.

Masjin Agung An Nur ini salah satu masjid megah yang ada di Kota Pekanbaru. Tidak hanya digunakan untuk beribadah, Masjid Agung An Nur juga menjadi loklasi untuk wisata religi.

Sehingga tidak jarang kita temukan jamaah dari luar Kota yang datang ke Masjid Agung An Nur ini untuk beribadah sekaligus berwisata religi

"Kebetulan hari ini kita sekeluarga lagi main ke Pekanbaru, kesini sholat zuhur dan sekalian wisatalah. Penasaran juga mau lihat pohon kurma yang ada di Masjid Agung An Nur ini," jelas salah seorang pengunjung dari Kabupaten Pelalawan bernama Khoirul kepada Tribunpekanbaruwiki.com, Jumat (21/2/2020).

Kemegahan Masjid Agung An Nur ini memang cukup unik, arsitekturnya mirip bangunan Taj Mahal di India yang menjadi salah satu dari 7 ke ajaiban dunia.

Sehingga tidak jarang ada pula yang menyebut Majid Agung An Nur ini dengan nama Taj Mahal nya Riau atau Taj Mahal nya Pekanbaru.

Masjid Agung An Nur yang berdiri di lahan seluas kurang lebih 12,6 hektare ini sangat sejuk dipandang. Warnanya yang dominasi berwarna hijau seakan menyatu dengan alam yang ada disekitar.

Ya, kawasan Masjid Agung An Nur ini memang cukup rindang dengan berbagai tanaman hijau dibagian halamannya yang luas.

Salah Satu Pohon Kurma di Halaman Masjid Raya An Nur Provinsi Riau sedang berbuah, Jumat (21/2/2020)
Salah Satu Pohon Kurma di Halaman Masjid Raya An Nur Provinsi Riau sedang berbuah, Jumat (21/2/2020) (Tribunpekanbaruwiki.com)

Pohon Kurma

Tanaman yan terdapat di Halaman Masjid Agung An Nur Pekanbaru ini tidak saja jenis pephononan dan berbagai macam bunga. Namun, pohon kurma yang merupakan pohon yang tumbuh di negara Arab juga tumbuh di Halaman Masjid Agung An Nur ini.

Beberapa waktu lalu Tribunpekanbaruwiki.com juga sempat menyaksikan panen pertama buah kurma yang dilakukan oleh Ustadz Abdul Somad dan Gubernur Riau, Syamsuar dan dihadiri oleh ratusan jamaah Masjid Agung An Nur juli 2018 lalu.

Kala itu ada empat tanda kurma yang dipanen dari satu pohon. Pohon kurma di Halaman Masjid Agung An Nur ini ada 56 pohon terdiri dari jenis barhee, ajwa, khalas, shishi nabu saif, sukarry ultana, lulu, L1 dan deglet nour.

Halaman Masjid Raya An Nur Provinsi Riau, Jumat (21/2/2020)
Halaman Masjid Raya An Nur Provinsi Riau, Jumat (21/2/2020) (Tribunpekanbaruwiki.com)

Pohon kurma yang ada di Halaman Masjid Agung An Nur ini dirawat dan menjadi kebun riset oleh Indonesia Date Palm Association (IDPA) Korda Riau. Pohon-pohon kurma tersebut ditanami sejak 2016 lalu.

Kedepanya berkemungkinan pohon-pohon kurma ini masih akan ditambah di Halaman Sekitar Masjid Agung An Nur.

"Kalau kita lihat masih banyak lahan kosong yang bisa kita tanami, paling tidak hingga 200 batang masi bisa," jelas Koordinator Lapangan IDPA, Sugeng Khairudin.

Kala Tribunpekanbaruwiki.com kembali berkunjung ke kebun kurma ini, Jumat (21/20/2020) pohon kurma yang sama sedang berbuah lebat dan masih berwarnan hijau.

Tentu saja pohon kurma yang berbuah ini menjadi daya tarik tersendiri bagi masyarakat yang sedang berkunjung ke komplek Masjid Raya An Nur Provinsi Riau ini.

Pohon Kurma salah satu tanaman hijau yang ditanam di Halaman Masjid Raya An Nur Provinsi Riau
Pohon Kurma salah satu tanaman hijau yang ditanam di Halaman Masjid Raya An Nur Provinsi Riau (Tribunpekanbaruwiki.com)

Lambangkan Nuansa Melayu

Kembali ke bangunan Masjid Agung An Nur, masjid ini juga menyuguhkan konsep melayu. Warna hijau yang mendominasi juga salah salah satu warna penting dalam budaya melayu. Dimana warna melayu bisanya identik dengan warna hijau, kuning dan merah.

Masjid ini memiliki dua lantai, pada lntai atas sebagai ruangan utama yang digunakan untuk ibadah shalat dan berbagai ibadah lainya. Sedangkan pada lantai bawah terdapat banyak ruangan.

Ikuti kami di

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved